Anda Memilih Niche Marketing atau Mass Marketing?

Sebelum saya berbagi informasi terlebih dulu saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengunjung blog saya dan sekaligus menyampaikan permintaan maaf saya yang mungkin telah mengecewakan para pengunjung blog saya yang sudah sekian lamanya tidak di-update. Hal ini dikarenakan aktivitas saya di lapangan yang begitu lama dan banyak menyita waktu, pikiran serta tenaga, sehingga kegiatan update blog saya terhenti. Dan, dikarenakan terlalu lamanya berhenti menulis sampai-sampai untuk memulainya lagi masih terasa berat. Akan tetapi karena keinginan saya untuk berbagi informasi serta untuk mengobati rasa kecewa pengunjung blog saya, maka saya usahakan menuangkan catatan saya ke dalam blog ini.
Pada kali ini saya ingin membagikan hal-hal yang perlu anda pertimbangkan untuk memilih niche marketing atau mass marketing dalam menjalankan bisnis anda. Saya kira anda sudah tidak asing dengan kedua istilah ini dan mungkin anda adalah pelaku dari salah satu atau dari kedua-duanya istilah tersebut.
Sebagaimana menurut wikipedia, bahwa niche market adalah bagian dari pasar yang focus hanya pada produk yang spesifik. Maka, niche marketing adalah kegiatan pemasaran yang menjual produk dan/atau pelayanan spesifik untuk pelanggan tertentu.
Beberapa karakteristik dari niche marketing antara lain, adalah:
- Target pasar yang kecil dan sangat khusus (spesifik).
- Memerlukan produk atau jasa yang khusus dan sesuai selera konsumen.
- Kebutuhan modal dan biaya yang relative kecil.
Keuntungan dari niche marketing antara lain adalah:
- Menjadikan anda specialist (ahli) dan memiliki citra merek yang kuat.
- Dapat meningkatkan peluang kita untuk berhasil dengan focus pada niche market yang spesifik.
- Secara sederhana kita dapat menentukan suatu kebutuhan dan mengembangkan produk dan pelayanan yang akan memuaskan kebutuhan tersebut.
- Dengan mentargetkan pelanggan kita, kita dapat dengan mudah membuat promosi yang hampir dijamin berhasil.
- Anda dapat membuat kategori produk baru dan menciptakan pasar dari kategori produk baru tersebut.
Adapun salah satu kekurangan dari niche marketing adalah volume penjualan yang rendah.
Berbeda dengan niche marketing, dalam mass marketing perusahaan menjual ke masyarakat dan memenuhi semua keinginan dari target pasar dengan satu tipe produk. Strategi yang diterapkan adalah membuat satu tipe produk yang dapat memuaskan semua keinginan konsumen.
Strategi mass marketing mencoba menguasai pasar dalam wilayah yang lebih luas dengan menggunakan strategi single marketing. Keuntungan dari strategi ini adalah memiliki biaya produksi yang rendah dan cenderung menguasai pasar secara monopoli. Sehingga dengan strategi ini pula akan dapat menutup competitor masuk pasar yang sama.
Namun, kelemahan dari strategi ini adalah bahwa pasar dalam kondisi saat ini telah terbagi ke dalam segmen kecil dan memerlukan strategi yang spesifik pada tiap segmen pasar tersebut. Strategi ini memerlukan pengelolaan marketing bauran yang berbeda untuk mencapai target pasar dan perlu memproduksi multi produk.
Cara lain untuk mengatasi kelemahan strategi ini, jika kita ingin mengimplementasikan strategi mass marketing, kita dapat mengkombinasikan “gethok-tular marketing” dalam cara yang baru dan kreatif. “Gethok-tular marketing” ini merupakan cara pemasaran yang sudah cukup lama sekali (tradisional), namun bila dimodifikasi dengan cara-cara baru dan dibantu dengan teknologi informasi dan komunikasi yang memadai seperti saat sekarang ini akan dapat memberikan hasil yang signifikan dan drastis, karena tiap individu akan memberitahu orang lain tentang produk tersebut dan akan menyebarkannya kepada lebih dari satu orang.
Demikian beberapa catatan yang dapat saya sampaikan semoga dapat bermanfaat…!
Related Post
Comments
13 Comments on Anda Memilih Niche Marketing atau Mass Marketing?
-
Zaiful Anwar on
Wed, 30th Dec 2009 8:12 pm
-
joko santoso on
Thu, 31st Dec 2009 2:47 pm
-
ALRIS on
Thu, 31st Dec 2009 2:51 pm
-
SaipulHamdi(dot)com on
Thu, 31st Dec 2009 4:43 pm
-
Agus Siswoyo on
Tue, 5th Jan 2010 10:19 pm
-
Arief on
Mon, 1st Mar 2010 1:53 pm
Pertamaxx..
kok permalinks nya aneh ya?
Getok tular sama dengan MLM (mulut lewat mulut) ya Mas…
M. Ansori Reply:
December 31st, 2009 at 6:59 pm
@joko santoso, betul sekali mas. Istilah asingnya “word mouth” dan strategi ini memiliki banyak cabang. Tapi saya lebih suka menyebut “gethok-tular”.
Meminjam istilah teman, posting Bapak ini isinya daging semua, sayang kalo gak dibaca. Salam kenal.
Artikel dahsyat yg blom pernah saya temukan. Salam kenal mas……….
M. Ansori Reply:
December 31st, 2009 at 7:10 pm
@SaipulHamdi(dot)com, terima kasih atas kunjungannya. Semoga perkenalan kita ada manfaat dan barokahnya…!
Niche Marketing membuat kita lebih fokus bekerja. Nggak buang-buang duit untuk promo iklan PPC.
M. Ansori Reply:
January 6th, 2010 at 4:49 pm
@Agus Siswoyo, betul sekali pendapat anda. Karena itu dari segi cost juga relatif kecil.
Salam kenal Pak, apabila berkenan mohon saran dan masukan Bapak. saat ini perusahaan kita sudah mulai mensasar niche market, namun kami merasa kesulitan bagaimana strategi mensasar niche market yang efektif, khususnya untuk indutri jasa B2B.. apakah Bapak memiliki referensi startegi untuk hal diatasc?
Terimakasih sebelumnya atas saran dan masukannya…
Ariedf
Tell me what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!





M. Ansori Reply:
December 31st, 2009 at 12:06 pm
@Zaiful Anwar, yang aneh dimana…? Barangkali anda bisa membuat tidak aneh. Tks.
Reply
rudy azhar Reply:
December 31st, 2009 at 2:55 pm
@M. Ansori, permalink bisa diset pada admin area wp Mas ansori.
dirubah dengan judul artikel yang dibuat biar lebih SEO friendly…
Reply
M. Ansori Reply:
December 31st, 2009 at 6:56 pm
@rudy azhar, terima kasih atas koreksinya. Akan saya praktekkan. Mudah-2an bisa…!
Reply